TEKS CERITA FANTASI: Pengertian, Ciri, Struktur, & Contoh Teks | SMP
A. Pengertian Cerita Fantasi
Cerita fantasi adalah cerita fiksi yang dikembangkan
berdasarkan imajinasi penulis. Peristiwa, tokoh, latar, atau kejadian dalam
cerita sering kali tidak masuk akal dan tidak dapat ditemukan dalam kehidupan
nyata. Cerita fantasi dapat menghadirkan makhluk ajaib, perjalanan lintas
waktu, dunia khayal, benda-benda berkekuatan magis, atau teknologi masa depan
yang belum ada. (detikcom)
Contoh cerita fantasi:
- Seorang
siswa menemukan pintu menuju kerajaan naga.
- Seorang
anak dapat berbicara dengan hewan.
- Perjalanan
ke masa lalu menggunakan mesin waktu.
- Pertempuran
antara manusia dan penyihir.
B. Ciri-Ciri Cerita Fantasi
1. Bersifat Imajinatif
Cerita lahir dari khayalan atau daya imajinasi
pengarang.
Contoh: Andi terbang menembus awan dengan sapu ajaib.
2. Mengandung Keajaiban atau Kemustahilan
Terdapat peristiwa yang tidak mungkin terjadi dalam
kehidupan nyata.
Contoh: Sebuah buku dapat berbicara dan memberikan
nasihat.
3. Tokoh Memiliki Keunikan
Tokoh dapat berupa manusia, hewan, robot, peri,
raksasa, naga, atau makhluk lain yang memiliki kemampuan luar biasa.
4. Latar Tidak Terbatas
Latar dapat berupa:
- Masa
lalu
- Masa
kini
- Masa
depan
- Dunia
lain
- Planet
asing
- Kerajaan
ajaib
5. Menembus Ruang dan Waktu
Tokoh dapat berpindah ke masa lampau atau masa depan
secara ajaib.
6. Mengandung Nilai Kehidupan
Walaupun bersifat khayalan, cerita fantasi tetap
mengandung pesan moral yang dapat dipelajari pembaca.
C. Jenis-Jenis Cerita Fantasi
Berdasarkan Kesesuaiannya dengan Dunia Nyata
1. Fantasi Total: Semua unsur cerita bersifat
khayalan.
Contoh:
- Dunia
peri
- Kerajaan
naga
- Planet
yang dihuni monster
2. Fantasi Irisan: Menggabungkan unsur nyata dan
unsur fantasi.
Contoh:
Seorang siswa SMP menemukan jam tangan yang dapat menghentikan waktu.
Berdasarkan Waktu Terjadinya
1. Fantasi Sezaman: Menggunakan latar waktu masa
kini.
Contoh:
Seorang anak menemukan ponsel yang dapat berbicara.
2. Fantasi Lintas Waktu: Menggunakan perpindahan
waktu masa lalu atau masa depan.
Contoh:
Seorang pelajar masuk ke era Majapahit melalui gerbang ajaib.
D. Unsur-Unsur Intrinsik Cerita Fantasi
1. Tema: Ide pokok yang mendasari cerita.
Contoh:
- Persahabatan
- Keberanian
- Petualangan
- Kejujuran
2. Tokoh dan Penokohan: Pelaku dalam cerita beserta
sifat-sifatnya.
Contoh:
- Rani:
pemberani
- Naga
Biru: bijaksana
3. Latar
Keterangan mengenai:
- Tempat
- Waktu
- Suasana
Contoh:
- Hutan
ajaib
- Tahun
3000
- Suasana
mencekam
4. Alur: Rangkaian peristiwa dalam cerita.
Jenis alur:
- Maju
- Mundur
- Campuran
5. Sudut Pandang: Cara pengarang menyampaikan cerita.
Contoh:
- Orang
pertama ("aku")
- Orang
ketiga ("dia")
6. Amanat
Pesan yang ingin disampaikan pengarang kepada
pembaca.
E. Struktur Cerita Fantasi
1. Orientasi (Pengenalan)
Bagian awal cerita yang memperkenalkan:
- Tokoh
- Latar
- Situasi
awal
Contoh: Pada suatu sore, Arga sedang bermain di
loteng rumah neneknya.
2. Komplikasi (Masalah)
Bagian yang berisi munculnya konflik atau masalah.
Contoh: Arga menemukan sebuah cermin yang tiba-tiba
menyedot tubuhnya ke dunia lain.
3. Resolusi (Penyelesaian)
Bagian yang menjelaskan cara tokoh menyelesaikan
masalah.
Contoh: Dengan bantuan peri penjaga hutan, Arga
berhasil kembali ke dunia nyata.
F. Kaidah Kebahasaan Cerita Fantasi
1. Menggunakan Kata Ganti dan Nama Tokoh
Contoh:
- Aku
- Dia
- Mereka
- Rani
- Bima
Kalimat: Rani berjalan menuju menara kristal.
2. Menggunakan Kata yang Melibatkan Pancaindra
Kata-kata yang menggambarkan:
- Penglihatan
- Pendengaran
- Perabaan
- Penciuman
- Pengecapan
Contoh: Cahaya emas berkilauan memenuhi ruangan.
3. Menggunakan Kata Bermakna Kias
Contoh: Langit menangis sepanjang malam.
4. Menggunakan Kata Hubung Urutan Waktu
Contoh:
- Kemudian
- Setelah
itu
- Selanjutnya
- Akhirnya
Kalimat: Setelah itu, mereka memasuki gerbang waktu.
5. Menggunakan Ungkapan Keterkejutan
Contoh:
- Tiba-tiba
- Betapa
terkejutnya
- Tak
disangka
Kalimat: Tiba-tiba naga raksasa muncul dari balik
gunung.
6. Menggunakan Dialog atau Kalimat Langsung
Contoh:
"Siapa kamu?" tanya Dimas.
"Aku penjaga kerajaan awan," jawab sosok
itu. (Kompas)
G. Langkah-Langkah Menulis Cerita Fantasi
- Menentukan
tema.
- Menentukan
tokoh dan karakternya.
- Menentukan
latar fantasi.
- Menyusun
alur cerita.
- Menentukan
konflik.
- Menulis
penyelesaian masalah.
- Menambahkan
unsur keajaiban atau imajinasi.
- Memeriksa
kembali penggunaan bahasa dan ejaan.
H. Contoh Singkat Cerita Fantasi
Jam Tangan Penjelajah Waktu
Suatu hari, Dika menemukan jam
tangan tua di gudang rumah kakeknya. Saat tombol merah ditekan, tiba-tiba
cahaya biru menyelimuti tubuhnya.
Dalam sekejap, Dika berada di
tahun 2125. Kota-kota melayang di udara dan mobil terbang memenuhi langit.
"Tolong kami!" teriak
seorang anak robot.
Dika membantu memperbaiki pusat
energi kota yang rusak. Setelah berhasil, anak robot memberinya kristal waktu.
Ketika kristal itu disentuh, Dika
kembali ke rumahnya. Kini ia sadar bahwa keberanian dan kepedulian selalu
dibutuhkan, kapan pun zamannya.
I. Pesan Moral dalam Cerita Fantasi
- Keberanian
menghadapi masalah.
- Pentingnya
persahabatan.
- Kejujuran
membawa kebaikan.
- Kerja
sama mempermudah penyelesaian masalah.
- Tidak
mudah menyerah dalam menghadapi tantangan.
Sumber Acuan
- Kompas.com
– Struktur dan Kaidah Kebahasaan Teks Cerita Fantasi
- DetikEdu
– Apa Itu Cerita Fantasi? Ini Struktur dan Kaidah Kebahasaannya
- Bahasa
Indonesia SMP/MTs Kelas VII (Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset,
dan Teknologi RI)
- Artikel
ilmiah: Jurnal
Deiksis – Struktur dan Ciri Kebahasaan Teks Cerita Fantasi
- Artikel
ilmiah: Jurnal
Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha
Info Seputar Bahasa Indonesia
Video Pembahasan Materi : @nurilaphasa
Tips & Trik Materi Bahasa Indonesia : @nuribook.id





